Pltnforpeace’s Weblog


PLTN di Indonesia SUDAH ADA (meng-ekstrak energi dari TIMAH. Jual aja LIMBAH PLTN, banyak yang mau kok)
September 9, 2008, 11:34 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

PLTN bocor ? Insya Allah, tidak akan terjadi.  Karena akan sama seperti menunggu LAHAR gunung Merapai sampai KE BULAN.

Malah PLTU yang bocor radiasinya, sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Fossil_fuel_power_plant#Radioactive_trace_elements

***Tak kenal, maka tak sayang***

Untuk sementara, ada dugaan: Greenpeace, Walhi, Iwan Kurniawan, Geton itu mempunyai pengaruh negatif terhadap kemajuan Indonesia.  Karena menghalangi penyediaan listrik.  Listrik itu bagaikan bensin bagi mobil.  Makanan bagi manusia.  Asumsikanlah, untuk sementara, PLTN itu valid.  Demi mempertahankan hidup, Greenpeace, Walhi, Iwan Kurniawan, Geton bersikeras menolak PLTN.  Bagaikan setitik NILA di SUSU sebelanga.  Semoga bertobat.  Kita satu negara dan satu bumi kok.   Dengan sedikit spekulasi: semoga setelah kalian bertobat, Tuhan memberi rezeki dari arah yang tidak diduga sebelumnya.  Minimal,   jadi Public Relation PLTN.  Suer.  Janji.   Bersama-sama menggalang kekuatan.  Bukan bertempur, terus melemahkan bangsa sendiri.  Dan Tuhan merestui PLTN.

Ini argumentasi.  Monggo kalau ada tanggapan.  Kita berteman kan…? ha ha ha.  Dari mana Tuhan membuat semua di jagat ini, kalau tidak dari diri-Nya sendiri.  Kita terbuat dari bahan yang sama.  Diriku adalah dirimu.  Dirimu adalah diriku. 

Semoga kegiatan saling menyakiti sedikit demi sedikit SECARA SUNGGUH2 dan BERJUANG KERAS dikurangi.  Agar kelak CERMIN yang akan dilihat di HARI TUA memancarkan SENYUM.  Karena kita tidak bisa BALIK ke MASA LALU.  OK… :) .  Semoga damai menjadi kenyataan.

***

Listrik dari PANAS BUMI menyebabkan BUMI KOLAPS.

Alasannya? INGAT, MELARANG EKSPOR PASIR ke Singapura. Alasannya, meskipun CUMA sedikit-sedikit pasir yang diambil, LAMA-LAMA akan HABIS juga wilayah Indonesia.

Begitu pula, dengan panas bumi. Meskipun sedikit-sedikit yang diambil, panas bumi akan habis juga. Kalau panas bumi habis, LAVA yang mula2 CAIR akan menjadi BEKU. Dengan menyerahkan urusan ke ahlinya, kita tahu dari CAIR ke BEKU itu menimbulkan perubahan besar. Seperti di ZAMAN ES, air itu mula2 BEKU jadi CAIR, terpisahlah SUMATRA, KALIMANTAN dan JAWA.

Nah, LAVA ini berfungsi bagaikan kaki tiga atau TRIPOD untuk KAMERA wartawan. Salah satu aja, kaki tripod LEBIH PENDEK, maka kamera akan JATUH.

Apakah pendapat ini VALID? untuk mempercayainya, sama sulitnya kalau dibandingkan dengan memperkirakan KAPAN GEMPA terjadi.

Tapi, YANG PASTI, dengan mengambil panas bumi dari lava, lama-lama lava pasti membeku. Adakah yang mau bertanggung jawab bila lava membeku, kemudian PULAU di atasnya akan KOLAPS?

Belum lagi mengingat letak panas bumi di daerah hutan.  Berarti pembukaan lahan baru.  Makin berkurang saja usaha untuk mengatasi GLOBAL WARMING.  Berseteru dengan pemilik tanah ADAT.

***

Pengalaman riil:

http://www.aman.web.id/2005/01/31/semalam_di_uss_abraham_lincoln_bagian-1_1500_misi_dilakukan_ke_desa-desa/274/

Tapi 1 + 1 = 0, kalau 2 pihak saling bertentangan… 1 + 1 = 2, kalau 2 pihak SINERGI. Terbang ke langit, sehingga bisa melihat dengan cakrawala lebih luas. Bukan: bertahan di lembah, bertarung…

***

Manusia makan SINGKONG dan minum AIR.

Nah, dengan prinsip yang sama: manusia digantikan oleh (1).DRUM , dan SINGKONG diganti dengan TIMAH muda.

TIMAH muda dimasukan ke dalam drum. Seperti kalau bensin kena api, akan terbakar sambil mengeluarkan PANAS. Nah, TIMAH muda ini juga bisa mengeluarkan panas… Orang barat menyebut drum ini sebagai CORE. Padahal sih, cuma drum tok…

Kemudian panas yang keluar dari TIMAH muda ini digunakan untuk memanaskan air. Terjadi UAP. Kemudian uap membuat (2).KINCIR berputar. Orang barat menyebut kincir ini sebagai turbin. Putaran kincir disalurkan ke (3).DINAMO. Jadi deh listrik…

Orang barat menyebut kumpulan DRUM, KINCIR, dan DINAMO sebagai PLTN… Padahal isinya cuma drum, kincir, dinamo…

***

API UNGGUN mirip PLTN. Api unggun pake KAYU sebagai bahan bakar. Tentu TIDAK SEMUA kayu terbakar. Akan tersisa ARANG. Arang inilah yang DIUMPAMAKAN sebagai LIMBAH PLTN. Arang masih bisa dijual untuk BAKAR sate. Jadi, LIMBAH PLTN pun MASIH bisa dijual dengan harga mahal…, misalnya untuk dijadikan BATTERY sebagai sumber listrik (serahkan urusan kepada ahlinya… :) )-http://en.wikipedia.org/wiki/Nuclear_fuel.

batan.go.id TAHU bahwa limbah PLTN dan radiasinya ternyata harga jualnya tinggi-yang oleh orang AWAM dianggap berbahaya. Jadi TIDAK PERLU REPOT membuat penyimpanan limbah. Suer… Tanyakan deh ke ahli di batan.go.id

Urusan LIMBAH ? SEDERHANA: meniru CARA TUHAN mengelola PLTN ALAMI di Afrika http://en.wikipedia.org/wiki/Natural_nuclear_fission_reactor (dengan mencari kata: nuclear waste) DAN ada di file: waste .

Jadi, tinggal mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya… Tuhan yang menjamin. Kecelakaan CHERNOBYL terjadi karena ada yang TIDAK mengikuti perintah-Nya.

***

OK, sementara FOKUS ke PLTN saja dahulu, SEMENTARA abaikan pembangkit yang lain (sementara kok…, cuma untuk satu halaman ini saja…)

PLTN sudah ada di Indonesia. Malah yang terapung. Pasca tsunami, PLTN terapung ada di Aceh. Di atas kapal induk USS Abraham Lincoln. Sederhana. Aman.

Berita ini sudah ada di http://www.sejarahtni.mil.id/index.php?show=script&cmd=loadnews&newsid=612

Atau di http://www.iabc.or.id/photos_aceh.htm ; http://swaramuslim.net/aceh/more.php?id=A3636_0_13_0_M Jadi PLTN itu sudah begitu dekat…

LOKASI PLTN HARUS TAHAN GEMPA :

===============================

padahal PLTN terapung goyang-goyang terus, gempa terus. Tidak terjadi apa-apa tuh. Kalau terjadi apa-apa, wah Aceh sudah kena radiasi. Malah sudah ada pesawat terbang dengan bertenaga PLTN. Gempa di pesawat lebih parah lagi… (serahkan pada ahlinya deh untuk LEBIH DETAIL dan PAS di dalam MENILAI dan MENIMBANG). Jepang yang SUPER GEMPA dan TSUNAMI sudah jauh lebih dulu punya PLTN (…dengan cara berpikir: FOKUS ke PLTN saja dulu, kemudian setelah PLTN kelar dan bulat, baru ke jenis pembangkit lain).

PLTN terapung TIDAK BOLEH DI INDONESIA ? Wow, berarti Indonesia tidak bakal pernah lebih hebat dari Amerika Serikat. Akan SELALU ketinggalan. Wong kapal induk USA = PLTN terapung…

Kalau Indonesia belum mampu mengawasi? Ini kan masalah INTERNAL Indonesia. Masak tidak punya akal. Jangan-jangan bisa diumpamakan: masak mau S3 harus menunggu, maaf, anak tetangga tamat S1. Gak fair lah ya…

Akhirnya, “Serahkah urusan kepada ahlinya”. CERDAS: karena TAHU persis perhitungannya, ancaman tsunami dan gempa LAGI di Aceh tidak takut. BERANI: meskipun PLTN tersebut ada di samping rumah penduduk yang jelas terkena resiko tsunami.

Ahlinya? batan.go.id PLUS diAUDIT oleh rakyat lewat website dan kontak media massa dihadapan publik seperti di Amerika sana… Dulu gagap teknologi versi Pemilihan Umum SUDAH KITA lewati, sekarang saatnya AUDIT PLTN dengan teknologi internet PASTI bisa dilewati…

Jadi, tinggal beli PLTN terapung saja, PLTN Indonesia sudah jadi. CEPAT. Praktis: TERIMA BERSIH tinggal beli listrik 4 sen per kWh. Tidak mengelola apa-apa lagi. Limbah urusan suppllier. Operator juga dari supplier.

PLTN MAHAL, AKAN TIMBUL HUTANG BARU DAN KETERGANTUNGAN NEGARA LAIN,

=======================================================================

padahal… perbandingan harga listrik:

PLTN Rp. 118,- per kWh, sumber: http://www.elektroindonesia.com/elektro/energi9.html

PLTN 4 sen: www.technologyindonesia.com/download.php?file=PLTN%20terapung.pdf

PLTU 4,1 sen: http://www.djlpe.esdm.go.id/modules/news/mbl_detail.php?news_id=1135

Berbagai pembangkit:

http://ansn.bapeten.go.id/download.php?fid=&filename=faq_tentang_nuklir.pdf&down=1

http://www-pub.iaea.org/MTCD/publications/PDF/TE_1451_web.pdf

RADIASI BOCOR ? ehm…, di DALAM KOTA Jakarta ada CARA agar radiasi dijamin TIDAK bocor

Sumber infonya: http://www.dharmais.co.id/new/index.php?lang=id

Sebagai perbandingan, jika mesin motor bocor maka tarikan jadi hilang. Indonesia via http://www.motorkanzen.com/KanZÉn.asp?ID=3 sudah bisa membuktikan: di suhu tinggi pun tidak bocor. Dan inti PLTN yaitu CORE di Serpong, Bandung, Yogyakarta tidak pernah bocor sejak tahun 1960an.

INDONESIA TIDAK DISIPLIN ?

======================

Ups, semua yang diceritakan di atas dikerjakan oleh WNI. PLTN sekelas HTR-10 di Cina (http://en.wikipedia.org/wiki/HTR-10) DIKELOLA orang Indonesia di BSD Serpong. Tinggal pasang GENERATOR saja… Suer: tinggal pasang generator saja.

AUDIT PLTN sehari-hari kalau udah jalan, dengan cara www.nrc.gov/NRR/OVERSIGHT/nei_9902rev5.pdf

PLTN tentu saja ANTI Lapindo, karena ada GANTI RUGI di pasal 28 UU No. 10 tahun 1997, terus ada PP. 43 tahun 2006 serta PP 134 tahun 2000.  Padahal, kubangan lumpur LAPINDO bisa dijadikan waduk atau dam.  Nah, air yang terkungkung bisa dialirkan ke dinamo listrik.  Malah menghasilkan uang untuk rehabilitasi semua pihak…

PAKISTAN yang berdampingan dengan India sudah punya PLTN. Meskipun dengan potensi yang sama-sama besar.

Greeenpeace? …mudah2an segala pendapat dari segala penjuru TIDAK justru kontraproduktif…

***********

Tujuan sudah jelas, jalan mulus, mobil sudah bagus, penumpang cantik, driver ganteng. Kok mobilnya belum jalan juga? …bensin habis :)

***********

NB: PLTU Suralaya Indonesia Power bahan bakarnya KARBON (bagian hitam di poros pensil , suer…), PLTGU Tanjung Priok bahan bakarnya gas alam…, PLTN ? bahan bakarnya TIMAH muda… (timah untuk nyolder, untuk pemberat pancing… , sumber: http://www.atral.com/U2381.html untuk menyederhanakan atau http://en.wikipedia.org/wiki/Uranium-238#Radioactivity_and_decay ).

Sebagai PAMUNGKAS: info *helicopter view*-nya ada di: http://en.wikipedia.org/wiki/Nuclear_reactor .

Semoga keadaan membaik… Terima kasih atas waktu yang diberikan… Semoga sumbangsih kecil dari kita mendapat balasan masing-masing dari-Nya…

KESIMPULAN:

1.PLTN itu aman (di Indonesia tidak pernah bocor sejak tahun 1960an: Serpong, ITB, Atmajaya Jogja)

2.PLTN itu murah (di Gorontalo aja harga bersih Rp. 400,- per kWh TANPA NOx dan COx.  Apalagi kalau versi Afrika Selatan)

3.PLTN instan (Gorontalo aja bisa)

4.PLTN tidak lagi punya limbah seperti dulu  (serahkan urusan kepada ahlinya: http://en.wikipedia.org/wiki/Nuclear_transmutation#Reasoning_behind_transmutation.   Serpong aja bisa.  Pasti murah).

5.PLTN anti gempa dan tsunami (lihat aja di kapal induk di Aceh: USA Abraham Lincoln)


Belum Ada Tanggapan sejauh ini
Tinggalkan komentar



Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>